Rogohlah, kawan

jika kautanya apa ini, mungkin akan kujawab :
“selembar lagi untuk kutulisi”

ingat apa yang mereka katakan ?
kata mereka kita hanya debu, yang jatuh di kaki lalu hilang dikebaskan,
kata mereka kita bak asap, yang luruh ke paru paru lalu hilang dibatukkan,
dan katamu, aku daun, tumbuh tak mengerti, lalu tak memahami…

Baca lebih lanjut