Siapa Namamu ?

Aku melihatmu tadi meski tanpa nama,

Dengan jarak kurang lebih sepuluh hingga lima belas meter, kuperhatikan, kunilai, dan kusimpulkan kau seperti yang sedang didalam anganku.

Aku suka caramu tertawa, atau saat tadi kau sandarkan tubuhmu didinding, sepertinya kau lelah setelah berlari kesana kemari menyelesaiakan misi orientasi hari ini. Baca lebih lanjut

Absurd ? Senja Kataku

bila aku kehabisan senja,
apakah kau sudi membagi waktu senjamu dengan diriku ?
memilin peluh dalam sandaran mega mega yang mulai pudar,
merangkai cerita cerita konyol bertemakan : benang kejadian kejadian,

atau…
sekedar berpaling dari kebiasaan memotong motong kenangan untuk menulisnya menjadi nada nada yang bercerita,
Baca lebih lanjut

Entahlah

aku sudah mulai malu setiap kali ingin melukis perasaan ini, meski hanya disisi sisi malam…

caraku sudah habis, mataku sudah sangat lelah, penaku sudah tak bernyawa meski ingin ini menggunung… selalu saja dipersimpangan dan  tak mampu menyelesaikan setiap takdir,

terkadang aku hanyalah angin dan menjadi semauku, bahkan aku bisa membentuk bahagia walau dengan siapa itu, aku tak tau…
Baca lebih lanjut

Lelah

Hujan kembali membekas, dalam kenangan indah nan pahit tanpa batas, menggiring pedih dan membasuh perih dalam kalbu yang tak lagi biru.

Sebiru lazuardi pagi

Merebut keceriaan kembang beraneka warna saat menikmati cahaya, gugusan mega mega tanpa warna mengusik ketenangan pemberi  cahaya, membuat gelap, menghalau harap, menyemai wajah pucat dalam derai deras air yang dipaksanya berlarian, jatuh, kemudian hilang

Baca lebih lanjut