Cara mudah masuk Surga

sebelum tak kasih tau caranya, aku mau tanya dulu,
kenapa sih kamu pengen masuk surga..??

heavenhahaa, iseng sih, tapi serius nih pertanyaan nya, aku sendiri ga bisa jawab, kenapa sich aku pengen masuk surga..??
cuma ikut ikutan orang aja, karna ga ada yang pengen masuk neraka, ikut ikutan pengen masuk surga dech…

sooo, seperti judulnya, aku kasih tau cara mudah masuk surga.
tapi, ini konsep aku lho ya, terserah anda mau menggunakannya atau tidak, yang jelas aku sudah merasakannya ::lho, sudah merasakan surga..?::

pahami dulu konsep ini : ::sik, aku maw cerita::

Pada awalnya, Tuhan menciptakan manusia dari debu tanah, terus ditiupNya roh kehidupan bagi si tanah itu, jreeeng…
jadilah Adam. ::crita selesai:pendek banget::

 
Baca lebih lanjut

Tentang Ayah

Banyak yang sudah menulis tentang Ibu, tapi yang ini, hal yang tidak diketahui anak tentang Ayah :

1. Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya, menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantung pada siapapun, dan selalu membutuhkan kehadirannya.
Baca lebih lanjut

Prinsip Keluarga = Tanggung Jawab

Beruntungnya aku lahir di tengah tengah keluarga yang menjunjung tinggi tanggung jawab.
Dari kecil ayah telah mengajariku tentang tanggung jawab, dan sekarang, aku berdiri di atas ke dua kakiku hanya dengan tanggung jawabku.
Orang tuaku mempercayaiku, sepenuhnya, yang penting aku harus “Bertanggung Jawab”

Aku seorang Pramuka
Aku suka kemah
Aku sering berada di komunitasku
Aku sering pulang malam
Aku sering tidur di tenda
Aku jarang dirumah
Orang tuaku ..? “Yang penting kau bertanggung jawab.(titik)”

Dan aku menikmati kebebasanku, kepercayaan orang tuaku, juga tanggung jawabku.
Namun satu yang kebebasan yang belum aku dapat : Kepercayaan (baca : Agama).
Keluargaku keluarga Kristen Protestan yang ber Greja Kristen Jawa, dan aku tidak menemukan aku disana..
Aku pengen ikut Karismatik. Gerakan Karismatik. Ya..!!

“Sidi dulu, baru boleh pindah”
“Kalo gitu aku tak sidi bu, besok aku daftar kelas kateksasi ya..??”
“Besok Desember aja, sambil kau merenungi langkahmu, ingat.. Tanggung Jawab..!!”
“haiiyaaah… masih lama…”

Dan sambil menunggu bulan itu, aku yakin, Pasti, kudapatkan sepenuhnya kebebasanku….!!!

Ayah : ” Tanggung Jawab duluuu….”

-kur-