Absurd ? Senja Kataku

bila aku kehabisan senja,
apakah kau sudi membagi waktu senjamu dengan diriku ?
memilin peluh dalam sandaran mega mega yang mulai pudar,
merangkai cerita cerita konyol bertemakan : benang kejadian kejadian,

atau…
sekedar berpaling dari kebiasaan memotong motong kenangan untuk menulisnya menjadi nada nada yang bercerita,

karna kudengar, kau suka main biola, piano dan flute,
mungkin, aku bisa menawarkan harmonika ke daftar kesukaanmu,
walau suaranya tak semerdu biola

ah, tapi aku masih sedikit meragu,
akan kesediaanmu dalam berbagi waktu senja bersamaku,
sebab aku pernah tahu dan acap kali mendapati waktu senjamu, kau bagi dengan tulang rusukmu…

aku malu… lebih tepatnya, aku merasa cemburu…
tapi, apa kau tau dan memahami ketakutanku tentang batas akhir masa senjaku ?

selayaknya senja yang berselimut kabut… absurd

 

angananTyas

7 thoughts on “Absurd ? Senja Kataku

  1. kangyan berkata:

    keren gan…..

    eh,,, harmonikanya di kasih yang lain aja atuh hehe

  2. wapenk berkata:

    Absurd dan….. kehidupan hihi

  3. ni ariyani berkata:

    Senja… Senja… Senja…

Tanggapan anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s