Aku akan pulang, yah…

(SENIN, 5/8)
Lembaran lembaran merah dari dompet ayah sekejap berpindah ke tanganku, jatah bulanan, cukuplah untuk hidup di negeri orang. Namun kali ini ditambah dengan selembar kertas yang entah apa itu. 

”Hati hati nak, ini karya bapakmu, dibukanya nanti aja kalo udah sampai di kost, jangan diketawain lho kalo jelek !”, sepatah kalimat itu membungkus keseluruhannya.

Kugapai tangan kekar ayah tanda aku menyetujui kesepakatan yang dibuatnya.

Sampai di tempat tujuan. Penasaran, kubuka lembaran itu, kubaca, dan… tak dapat ku bekata kata… :’)

AYAH, AKU AKAN PULANG MEMBAWA DUNIAKU, UNTUKMU….


Pulanglah kapanpun kamu ingin membaca kembali apa yang aku harapkan darimu.

Aku tak mengharapkan banyak hal, selain segala kesehatan, rezeki dan transformasi kamu untuk menjadi sosok yang lebih baik dan lebih baik lagi saat kamu menjadi imam
seseorang nanti.
Aku tau,impianmu begitu tinggi…

Kejarlah semua mimpimu. Jangan pernah menyerah. Tugasku bukan membantumu mengejar impian tersebut, aku hanya cukup untuk duduk disini, melihatmu berusaha, jika kamu mengizinkan, aku siap mendorongmu agar lebih kuat, menjagamu agar tak kelewat batas dan akupun siap jika harus menopang keluhmu ketika sudah mulai letih akan
semua.

Sekolahlah yang tinggi, berbuatlah lebih banyak untuk Indonesia ini, dan kembalilah dengan segala kebaikan, secercah senyum dan setinggi ilmu yang kamu dapat. Aku akan tetap ada disini, menunggumu pulang…
Walaupun pada saat kamu pulang nanti, kamu
tak pulang untukku.

Tetaplah jadi pribadi yang begitu ramah
dengan siapapun, rendah hati dan tegar. Kedepan, hidup akan lebih berat. Berdoalah kamu agar siap menghadapinya. Tapi ingatlah, jangan pernah meminta untuk diringankan
bebannya, mintalah agar dikuatkan jiwa dan tenaganya…
Aku yakin, kamu akan mampu melewati semua…

Tak bosan aku merapalmu dalam setiap doaku, berusaha mengetuk hati Tuhan agar selalu menjagamu, melindungimu, mendekap semua letihmu dan merengkuh semua mimpimu.

Ya, kamu adalah “sesuatu” yang selalu ku perbincangkan dengan Tuhan.

Trimakasih untuk doa mu, yah… :’)

08.08.12
anganTyas

8 thoughts on “Aku akan pulang, yah…

  1. kabutpikir berkata:

    jujur, tak kuasa air mata menyeruak membaca sebuah rapalan mantera panjang bernama cinta sejati yang tulus….
    Sukses selalu… 😀

  2. kabutpikir berkata:

    Jujur, air mata tak kuasa menyeruak membaca sebuah rapalan matera panjang bernama cinta sejati yang tulus….
    Sukses selalu…. !

  3. mintarsih28 berkata:

    Sosok ayah yang hebat akan lahir generasi yang hebat juga, ” tak ingin meringankan tetapi meminta agar kuat memikul beban” pemikiran yang revolusioner

  4. lista de email berkata:

    normally i don’t leave a comment but your post was excellent so i had to thank you for that. lista de email lista de email lista de email lista de email lista de email

Tanggapan anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s