Untuk Senja, Sepotong

Untuk sepotong Senja,

Kutemukan Dia tatkala langit menjatuhkan pendar keemasan yang sarat, saat kegelisahan menyelinap diam diam bersama senyap, berkelebat. Apakah kegelisahan itu yang memanggil manggil, hingga aku terkesima dan terjerat ? Atau akulah yang menyapa lebih dulu sehingga mentari menjawabku dengan tepukan hangat di pundak ?

Baca lebih lanjut