Sesal pun Kembali

Ketika mata selalu bertemu namun hati tak kunjung menyatu,

siapakah yang tahu rasanya jadi kau dan aku ?

 

Ketika seribu kata tak mampu berucap

maka sepi di hati mulai mengendap

 

dan semua itupun menjadi ratap kenangan

satu senyum kembali tertinggal di angan

satu kata yang tak mampu bertahan

satu kasih hanya berada dalam ingatan

 

saat mata tak berani menatap

bibirpun kelu hanya berharap

satu kata pun tak mampu terucap,

maka rasa sesal pun kembali merayap

 

 

 

10.12.11/klaten

-kur-

14 thoughts on “Sesal pun Kembali

  1. Falzart Plain berkata:

    Keren Kur…
    Ini episode puisi berseri ya? Ini seri keberapa? 🙂

  2. Wisnu Pamungkazz berkata:

    sip tenan sing iki, podo karo kahananku saiki.. :mrgreen:

  3. kabutpikir berkata:

    loh, kok? kayak yang mau nyerah ini teh?
    Semangat, Bung!!!!

  4. Mila berkata:

    ada yang lagi galau kayaknya 🙂

    semangat donk

  5. ghea berkata:

    nice post,,oya gan boleh tukeran link??ini link saya http://blog.umy.ac.id/ghea
    kalo sudah di transfer tlg dikabarin yah,,terima kasih,,

Tanggapan anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s