Lagu Sayu

Mentari jingga yang kulihat senja tadi

ilalang ilalang yang tumbuh sore ini

rembulan yang berbisik malam kini

akan menjadi bukti sayat luka di hati

 

Hembus sang bayu telah mengantar awan hujan

angin senja mengendap dalam senyap

nyala bintang dalam malam membingkai rindu yang biru

dalam bisu, sang senja datang menjamu

membawa lamunku pada hangat cahaya jingga senja dalam senyummu

akankah lagunya akan tetap sayu,

atau berubah merdu…?

 

 

 

11.12.11/klaten

-kur-

8 thoughts on “Lagu Sayu

  1. Wisnu Pamungkazz berkata:

    kok koe pinter bgt gawe puisi to mas.. ngiri aku.. kapan kapan ajari yoo.. :DDD

  2. Abed Saragih berkata:

    Nice artikel mas bro 🙂

    Kunjungan perdana dari saya

    ditunggu kunjungan dan komentar baliknya

    disave.wp.com

  3. Falzart Plain berkata:

    mungkin sayu
    mungkin merdu
    tidak ada yang tahu
    kecuali waktu
    #gakpenting

    Makin bagus saja puisinya, Kur…

  4. yisha berkata:

    puisi bagus sob…

Tanggapan anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s