Senja yang Hujan

– saat senja, gerimis tiba tiba

 

Sembilu itu kunamai senja,

ruang ratap  dalam senyap, yang jingga sungguh mempesona

 

lamunku tersibak nyanyian aroma hujan

kisahku terajut dalam tariannya sore ini

adalah kita, gemerlap mimpi dan getir kesedihan

yang mengalir pelan menyusuri relung hati, bersama waktu

dan derap putus asa yang kian hening

 

Hujan, kerapkali memerangkapku dalam pilihan pilihan sulit

apakah akan memaksakan diri berlari menembusnya, atau

menunggu hingga reda sambil mengumpat kesal

 

dan selalu, pada akhirnya harus memutuskan

untuk tetap menanti, menikmati air yang menimpa dan merambati

helai dedaunan, pucuk pepohonan

lalu membasahi tanah

meninggalkan kenangan kisah tentang kita

yang terlihat samar dari sinar lengkung senja

di balik tarian warna warni pelangi

di balik kelopak wajahmu yang membasah

 

 

-kur-

11 thoughts on “Senja yang Hujan

  1. ernestkai berkata:

    nice!!
    tapi klo aq kok plih kta memerangkapku dgnti memenjarakanku sama kta pilihan pilihan itu dtulis 1 aja.
    cuma sekadar saran.

    dan hujan selalu menampakkan setitik bait yang merona
    romantisme menatap rintiknya…

  2. dearKUR berkata:

    thanks sarannya…
    hmm, konotasi “penjara” menurutku lebih negatif, agak mengganjal kalo pake itu…

    nice coment…

  3. Kukuh Nova Putra berkata:

    Nice Post mas bro
    Saya suka “Hujan, kerapkali memerangkapku dalam pilihan pilihan sulit

    apakah akan memaksakan diri berlari menembusnya, atau

    menunggu hingga reda sambil mengumpat kesal”

    Tetap berkarya untuk bangsa.

  4. dearKUR berkata:

    terimakasih kunjungan dan apresiasinya mas Kukuh..

  5. wah, wah, puisi anda benar-benar memiliki aura tinggi..

    ngomong2, saudara dearKur suka dengan “SENJA” iah??
    krn byk puisinya bertutur kata ttg senja..
    *tersenyum*

  6. dearKUR berkata:

    hahaa… 🙂
    ::tak bisa berkata kata::

  7. benang-benang kemuning senja itu bergemulai indah..
    akhir dari keperkasaan siang yang tak kuasa menahan datangnya malam..

  8. dearKUR berkata:


    semburat jingga seakan berdansa
    dalam saga cinta berurai cahaya
    bingkisan manis senja sebelum sirna

    terimakasih untaian kata kata nya mas…

  9. nalurisendu berkata:

    saat senja gerimis tiba-tiba..

    ehm..meski senja
    berduka dalam limpahan hujan..tapi lihatlah..kan hadir suatu keindahan yg akn mewarnai hidup dalam pelangi senja..

    met malam KUR..puisinya keren ! ^^

  10. dearKUR berkata:

    terimakasih sobat…

  11. […] – saat senja, gerimis tiba tiba   Sembilu itu kunamai senja, ruang ratap  dalam senyap, yang jingga sungguh mempesona   lamunku tersibak nyanyian aroma hujan kisahku terajut dalam tariannya sore ini adalah kita, gemerlap mimpi dan getir kesedihan yang mengalir pelan menyusuri relung hati, bersama waktu dan derap putus asa yang kian hening   Hujan, kerapkali memerangkapku dalam pilihan pilihan sulit apakah akan memaksakan diri berla … Read More […]

Tanggapan anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s